BERITA SATUAN NARKOBA

Pulau Morotai Diduga Pintu Masuk Narkoba

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara mensinyalir Pulau Morotai pintu masuk peredaran gelap narkoba. BNNP ingin menutup jalur penyelundupan narkoba di Morotai melibatkan banyak instansi.

Kepala BNNP Maluku Utara Richard Nainggolan mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Morotai sebagai agenda utama penanganan sehingga dibutuhkan sinergitas.

Mengantisipasi Morotai pintu masuk narkoba dibutuhkan kerja sama antara BNNK Morotai dengan polres setempat serta instansi terkait lainnya dalam hal berbagi informasi serta kolaborasi peranan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba,” kata Richard di Ternate, Selasa 7 Maret 2017.

Ia menyampaikan, BNNP Maluku Utara intensif menjalin komunikasi dengan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Utara Kombes Anang Sumpena, Kapolres Kabupaten Pulau Morotai AKBP Matheis Beay dan Kepala Satuan Narkoba Polres Pulau Morotai AKP Nuralila Balubun.

BNNP Maluku Utara juga melakukan tes urine secara dadakan kepada seluruh personelnya. “Kami memberantas peredaran maupun pengguna narkoba dengan tidak mengabaikan kemungkinan oknum internal BNNP Maluku Utara juga terlibat,” ujarnya.

Sedangkan Kapolres Pulau Morotai AKBP Matheis Beay ketika dihubungi menyatakan, wilayah kerjanya merupakan terminal jalur masuk peredaran gelap narkoba. Selama ini, pengembangan kasus terkendala operasional lapangan.

Sinergitas dengan BNN Kabupaten Pulau Morotai diharapkan menjadi solusi pemberantasan narkoba di daerah yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata serta kelautan dan perikanan itu.

“Kami akan menguatkan koordinasi dengan semua pihak untuk menyatakan perang terhadap narkoba harus bahu membahu dan tidak ada ego sektoral,” tegas Matheis. (Antara)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close