INFORMASI TERBARU

Kapolres Kabupaten Morotai diganti.

Kapolres

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tidore Kepulauan (Tikep) dan Kapolres Kabupaten Morotai diganti. Kapolres Tikep yang sebelumnya dijabat AKBP M Edi Purwanto digantikan oleh AKBP Azhari Juanda, sedangkan Kapolres Morotai yang dijabat AKBP Matheis Beay diganti oleh AKBP Andri Iskandar. Mantan Kapolres Tikep AKBP M Edi Purwanto mengemban jabatan baru sebagai Wadir Intel Polda Jambi, sedangkan mantan Kapolres Pulau Morotai AKBP Matheis Beay menjabat sebagai Kasubdit I Dir Intel Polda Malut.

Pergantian tersebut dipimpin langsung Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto dalam acara serah terima jabatan (Sertijab) yang berlangsung di aula Mapolda Malut, Kamis (16/3)

Kapolda dalam sambutannya  mengatakan, pergeseran personel polri dalam mengisi jabatan, merupakan hasil dari pertimbangan dan kebijakan pimpinan Polri sebagai bagian program pembinaan karir dam regenerasi struktural di tubuh Polri.

Orang nomor satu di Polda Malut menuturkan, Kapolres merupakan kepala satuan kewilayahan dan bertanggung jawab kepada Kapolda selama menjalankan tugasnya yang diatur dalam amanatnya, yakni, memimpin, membina, mengawasi dan mengendalikan satuan lingkungan organisasi Polres,  serta memberikan saran pertimbangan kepada Kapolda yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya.“Seorang Kapolres harus mampuh memegang amanah dalam mengabdikan diri di institusi Polda,” katanya.

Jenderal bintang satu tersebut berharap, kedua Kapolres yang baru tersebut harus segera menyesuaikan diri dalam lingkungan tugas yang baru. Terlebih lagi Kapolres Morotai. Pasalnya, di kabupaten Morotai telah melaksanakan tahapan pemungutan suara dalam Pilkada beberapa waktu lalu. “Di Tidore, khususnya di daratan Oba, ada 57 KK atau 317 jiwa warga Sanger yang sebelumnya hidup di Filipina. Sekarang mereka sudah kembali ke Indonesia dan menyebar di Halteng,  ini menjadi perhatian semua instansi berwenang. Sedangkan di Morotai sekarang situasi kondisi sudah kondusif. Untuk itu, ciptakan suasana yanag aman dan nyaman,” katanya.

Tugas Dwi meminta,  dengan pergantian Kapolres tersebut dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di masing-masing wilayah. “Segera kenali kondisi lingkungan wilayahnya. Melakukan pembinaan SDA, Sarpras dan mengelola keuangan dengan baik, dan meningkatkan sinergitas antar fungsi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, agama dan stake holder untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri ke depan,”harapnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close